Friday, July 26, 2013

The Power Of SKSD

Hmmm.. kebanyakan anak seumuran saya atau lebih tua, pasti akrab dengan singkatan SKSD (Sok Kenal Sok Dekat). Tapi nggak tau juga ya, akhir-akhir ini saya jarang dengar orang pakai istilah itu di percakapan mereka.

Iya, yang dimaksud di SKSD itu adalah udah merasa kenal sama orang yang baru ketemu atau baru kenalan. Suka ndeketin, nimbrung, dll.

Saya anggota sebuah komunitas. Di komunitas saya itu mayoritas semua laki-laki. Bahkan bisa dibilang saya cewek sendiri, karena sampai detik ini saya nggak pernah lihat ada anggota baru cewek selain saya.

Saya mau sedikit berbagi cerita tenang apa yang telah saya alami dikomunitas saya, berhubungan dengan SKSD.

Jadi awal saya gabung ke komunitas itu memang banyak member yang sudah gabung sebelumnya. Saya gabung kurang lebih setahun setelah komunitas itu dibuat. Sekali duakali ngumpul dengan orang baru, dengan karakter yang berbeda-beda dan sebagai minoritas pula, masih butuh adaptasi dan kekuatan hati yang tinggi untung hanya sekedar duduk semeja dengan mereka. Ada yang mulai nyapa, ngajak ngobrol, sampai ada yang cuek samasekali.

Karena niat saya gabung itu ada tujuannya, saya rasa nggak bisa untuk hanya diam seperti kemarin-kemarin. Saya memberanikan diri untuk mulai menyapa, ngajak salam, dan menerapkan SKSD di kalangan mereka. Bisa dibilang, sok asik.  Dan hasilnya.... positif. Saya jadi akrab sama mereka. Tentunya saya jadi tau bagaimana caranya bergaul sama mereka. Saya yang harus mengikuti mereka, bukan mereka yang harus ngajak saya.

The power of SKSD yang saya alami juga ada ketika saya pertama kali masuk kuliah. Dengan orang-orang baru yang tentunya kita belum kenal. Dengan "flow" yang berbeda dari teman-teman lama kita. Ya SKSD itulah kuncinya.

Tapi pesan saya, SKSD juga ada batasnya. Sampai kita temuin rasa nyaman kita, udah, kembali jadi kamu yang sebenarnya.

No comments:

Post a Comment