Thursday, July 25, 2013

Musim Beramal

Di bulan ramadhan yang penuh berkah ini, sebagai muslim, saya menjalankan ibadah puasa. Tentu, selain ibadah puasa yang juga dijalankan seluruh umat muslim didunia, banyak hal-hal baik yang jika dilakukan, kita akan mendapatkan imbalan pahala lebih banyak dari bulan biasa.

Hmm.... beramal. Buanyaaak sekali muslim-muslim di Indonesia yang berlomba-lomba beramal di bulan suci ini. Katanya sih, karena pahalanya banyak.

Tiba-tiba muncul pertanyaan besar di benak saya setelah membaca salahsatu post di the-magic-of-dr-jonas.blogspot.com yang sekilas mengulas tentang banyak orang "mendadak religius" dengan sering beramal, sering membantu orang lain, bahkan parahnya jadi rajin solat dan mengaji dalam rangka bulan ramadhan. Pertanyaan saya adalah "kemana aja kalian selama ini?"

Bukannya mau sok suci dengan nulis hal-hal yang kebanyakan orang lakukan. Saya juga termasuk diantara mereka kok.

Kenyataannya seperti ini. Dalam 1 tahun ada 12 bulan, 1 bulannya adalah bulan ramadhan. Memang, bulan ramadhan adalah bulan dimana pahala dilipat gandakan, sehinggal orang berlomba-lomba mencari pahala. Nah, kasarannya, jika ada seseorang atau sekelompok melakukan charity ke panti asuhan, misalnya. Mereka mengadakan buka bersama atau sahur bersama, dengan embel-embel membantu sesama di bulan yang penuh berkah. Memang itu perbuatan mulia. Membantu orang-orang yang bernasib tidak lebih beruntung. Mereka dapat pahala, iya dapat pahala. Tapi, sadarkah kamu, bahwa anak-anak panti atau orang-orang yang kita bantu itu tidak hanya hidup di bulan ramadhan?

Mereka juga hidup di 11bulan yang lain. Kondisi mereka pun juga sama. Mereka juga tetap butuh makan di 11bulan lainnya. Mereka juga tetap butuh buku, pensil, tas, sarung, beras, mie instant, dan benda-benda lain yang kamu sumbangkan di bulan ramadhan.

Bisa jadi bulan ramadhan adalah bulan yang mereka nantikan, ya karena di bulan inilah orang-orang "melirik" panti-panti asuhan yang ada didaerah mereka. Sebenernya saya sendiri kurang tahu, di hari-hari biasa mereka yang kekurangan dapat bantuan darimana. 

Hmm pesan saya sih, ya memang kita akan diberi imbalan oleh Allah karena telah membantu saudara kita. Bahkan Allah menjanjikan pahala yang dilipatgandakan di bulan ramadhan. Tapi ingat, harus ikhlas memberinya. Untuk apa kita menghabiskan harta kita untuk mereka kalau tujuan kita adalah dapat "timbal balik" dari mereka. Misalnya, "Kan doa anak yatim dikabulkan Allah, aku mau ngasih makan anak yatim buat doain aku cepet lulus ah." Menurut saya sih percuma.

2 kali membantu mereka di hari-hari biasa jauh lebih baik daripada tidak samasekali membantu mereka di hari biasa tapi 1 kali membantu mereka di bulan ramadhan lho...

No comments:

Post a Comment